Sports

.

Sabtu, 07 Maret 2026

Tugasnya Menangkap Penipu, Malah Tertipu: Napi Ngaku Kapolres Malang, Rp35 Juta Melayang

 

RK News - Tanah Datar – Seorang anggota Polres Tanah Datar, Afrisandi Kamcani, harus menelan pil pahit setelah ditipu empat narapidana yang sedang mendekam di Lapas Kelas IIB Probolinggo, Jawa Timur. Dari balik jeruji, para napi ini nekat menyamar sebagai Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo Pambudi, lalu menawarkan mobil lelang sitaan dengan harga miring.  


Kejadian berlangsung pada 20 Desember 2025 di rumah korban di Luhak Sarunai, Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum. Dengan jurus telepon dan dokumen palsu, korban diyakinkan bahwa mobil lelang itu nyata. “Cepat transfer, nanti keburu diambil orang lain,” begitu kira-kira bujuk rayu mereka. Korban pun mentransfer lebih dari Rp35 juta ke rekening yang diarahkan pelaku. Mobil yang dijanjikan? Tentu saja tidak pernah ada.  


Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, AKP Surya Wahyudi, menjelaskan bahwa aksi ini dikendalikan dari dalam lapas. Lebih parahnya lagi, para napi bisa punya handphone di dalam jeruji dengan cara membayar sekitar Rp3 juta ke oknum tertentu. Jadi lapas bukannya jadi tempat tobat, malah jadi markas bisnis tipu-tipu.  


Kapolres Tanah Datar AKBP Lidya Natalia Simanjorang membenarkan kasus ini. Aparat kini menelusuri jaringan penipuan tersebut, termasuk siapa saja yang ikut meloloskan akses komunikasi para napi.  


Ironi pun jadi nyata: polisi yang tugasnya menangkap penipu, malah tertipu. Lapas yang mestinya jadi tempat pembinaan, justru berubah jadi kantor cabang penipuan. Uang Rp35 juta melayang, mobil tak pernah datang.  (AAH)










Tidak ada komentar:
Write komentar